Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Agustus 2019

TANGGUNG JAWAB TURKI DAN ARAB SAUDI TERHADAP TERBUNUHNYA JAMAL KHASHOGGI DI GEDUNG KONSULAT ARAB SAUDI DI TURKI BERDASARKAN KONVENSI WINA 1963

Intan Ekaningtyas Journal (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2019

Abstract

Intan Ekaningtyas, Dr. Setyo Widagdo S.H., M.Hum., Agis Ardhiansyah, S.H., L.LM. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email : intanekaningtyas17@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tanggung jawab Negara pengirim dan tanggung jawab Negara penerima dalam Konvensi Wina 1963. Dalam rangka menjalin hubungan antar bangsa untuk merintis kerjasama dan persahabatan perlu dilakukan pertukaran misi diplomatik dan konsuler. Agar para pejabat diplomatik dan konsuler dapat melakukan tugas-tugasnya dengan efisien, mereka perlu diberikan kekebalan-kekebalan dan hak-hak istimewa. Namun, kekebalan tersebut tidak boleh disalahgunakan. Konvensi Wina tahun 1963 mengatur mengenai hubungan konsuler, termasuk mengenai kekebalan-kekebalan dan hak-hak istimewa kekonsuleran. Dalam kejadian terbunuhnya Jamal Khashoggi di gedung konsulat Arab Saudi di Turki, menimbulkan pertanyaan bagaimana tanggung jawab Turki sebagai Negara penerima dan tanggung jawab Arab Saudi sebagai Negara pengirim. Tanggung jawab tersebut dilakukan untuk menjaga hubungan baik antara dua Negara. Di sisi lain, dalam Konvensi Wina 1963 tidak mengatur mengenai tanggung jawab Negara pengirim apabila terdapat pejabat konsulernya yang melakukan penyalahgunaan kekebalan konsuler, sehingga terjadi kekosongan hukum. Kata Kunci : Konsuler, Negara Pengirim, Negara Penerima, Tanggung Jawab ABSTRACT This research is aimed to analyse the liabilities held by both sending countries and recipient countries in Vienna Convention 1963. To build relations among countries and to pioneer agreement and relationship, diplomatic and consular mission exchange is required. To allow diplomatic and consular officials to perform their tasks efficiently, immunities and prerogative rights are to be given under the condition that immunities are not to be violated. Vienna Convention 1963 governs consular relations, including consular immunities and prerogative rights. The assassination of Jamal Khashoggi in Saudi Arabia’s consulate building in Turkey has raised a question concerning the liabilities of Turkey and Saudi Arabia as a recipient country and a sending country respectively. The liabilities are intended to keep a good relationship between the two states. On the other hand, Vienna Convention 1963 does not govern any liability of the sending country when consular officials violate the given immunities, and this inexistence of regulation certainly has led to legal loophole. Keywords : Consular, Sending States, Receiving States, Liability 

Copyrights © 2019