Perasaan cemas sering terjadi pada kehamilan, rasa cemas dapat timbul akibat kekhawatiran akan proses kelahiran dan keadaan bayinya. Kecemasan yang terus menerus selama kehamilan baik pada trimeseter pertama, kedua maupun ketiga dapat menyebabkan kelahiran sebelum waktunya dan bayi lahir rendah (BBLR). Dukungan selama hamil sangat dibutuhkan, terutama dari orang terdekat. Wanita akan merasa tenang dan nyaman dengan adanya dukungan dan perhatian dari suami.Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan dukungan suami selama kehamilan terhadap kecemasan dalam menghadapi persalinan. Desain penelitian dalah Korelasional, dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel diambil secara Proportional cluster sampling sejumlah 88 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Dianalisis secara statistik menggunakan uji Kendall’s-Tau dan regresi ordinal. Hasil analisis karakteristik yang ada hubungannya dengan kecemasan menghadapi persalinan adalah penghasilan. Hasil analisis multivariat dari pendidikan, penghasilan dan dukungan suami. Variabel dukungan suami yang kurang 2,96 kali lebih berpeluang mengalami kecemasan dari pada dukungan yang baik. Hasil penelitian ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester 3 di Puskesmas Bangunsari.
Copyrights © 2018