ABSTRAKLatar belakang: Diare sampai saat ini masih menjadi masalah utama di masyarakat yang sulit untuk ditanggulangi. Dari tahun ke tahun diare tetap menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan mortalitas dan malnutrisi pada anak. Hampir satu dari lima kematian anak disebabkan oleh diare, kerugian yang dialami sekitar 1,5 juta jiwa setiap tahun. Salah satu upaya untuk mencegah penyakit diare adalah dilakukan melalui penyuluhan tentang diare. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tentang diare pada ibu yang mempunyai balita di wilayah kerja Puskesmas Sei Selincah Palembang tahun 2017. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimental dengan rancangan one group pretest-postest design. Yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sei Selincah Palembang. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan rerata pengetahuan ibu tentang diare pada balita sebelum diberikan penyuluhan Pvalue 0.062. Rerata pengetahuan ibu tentang diare pada balita sesudah diberikan penyuluhan Pvalue 0.107. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang penyakit Diare pada balita sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan dengan nilai Pvalue= 0.018. Disarankan: kepada petugas agar dapat meningkatkan dan mengoptimalkan penyuluhan kesehatan terutama tentang diare terhadap perilaku pencegahan diare pada ibu yang mempunyai anak balita di wilayah kerja Sei.Selincah Palembang. Kata Kunci : Pengaruh Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan Ibu Tentang Diare
Copyrights © 2018