Latar Belakang Beberapa penelitian terkait indeks massa tubuh serta kaitannya dengankejadian nyeri punggung sudah pernah dilakukan, namun dari beberapa penelitian tersebutbelum tampak penelitian yang menggungkapkan tentang bagaimana perbedaan indeks massatubuh dengan kategori berat badan kurang, ideal, berat badan lebih, gemuk dan sangat gemukterhadap intensitas nyeri punggung yang dinilai dengan menggunakan skor VAS kemudiandikategorikan menjadi tidak nyeri, nyeri ringan, nyeri sedang dan nyeri berat. TujuanDiketahuinya indeks massa tubuh dan intensitas nyeri punggung serta upaya pencarianpengobatan pada siswa laki-laki pengguna tas dukung berdasarkan karakteristik suku. MetodePenelitian observasional potong lintang. Sampel adalah siswa SMA 19 Palembanagberjumlah 91 yang dipilih dengan menggunakan tehnik purposive sampling serta memenuhikriteria. Analisis data menggunakan uji one way ANOVA. Penelitian ini dilaksanakan padabulan Desember 2018 bertempat di SMA Negeri 19 Palembang. Hasil: Uji one way ANOVAdidapatkan nilai p = 0.110. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara Indeks MassaTubuh (IMT) dengan kategori kelompok berat badan kurang, berat badan ideal, berat badanlebih dan gemuk dengan kejadian nyeri punggung yang diukur dengan menggunakan skorVAS dengan kategori tidak nyeri, nyeri ringan, nyeri sedang dan nyeri berat. Saran.Penggunaan tas sering kali dapat menyebabkan terjadinya nyeri punggung apabila beban yangdibawa terlalu berat. Memperhatikan beban yang dibawa agar tidak terlalu berlebih pentingdilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya nyeri punggung akibat penggunaan tas.Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh, Intensitas Nyeri Punggung
Copyrights © 2019