ABSTRAK.Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menyerang berbagai organ pada tubuh manusia, terutama paru-paru. Rendahnya cakupan penemuan pasien baru TB-BTA Positif salah satunya dipengaruhi oleh kinerja petugas kesehatannya. Tujuan penelitian: diketahuinya hubungan antara karakteristik individu, imbalan dan kepemimpinan terhadap kinerja petugas kesehatan program TB Paru di Puskesmas Kota Palembang. Metode penelitian: Bersifat kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas kesehatan pemegang Program TB Paru di seluruh Puskesmas Kota Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang yang diambil dengan teknik total sampling.Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas se-Kota Palembang tahun 2018. Data dalam penelitian ini didapatkan dengan wawancara. Analisis data menggunakan Uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p value < α (0,05). Hasil penelitian: didapatkan 68,3% responden dengan kategori kelompok umur muda, 87,8% berpendidikan tinggi, 56,1% dengan imbalan cukup,51,2% memiliki sifat kepemimpinan yang baik dan kinerja petugas baik sebesar 58,5%. Berdasarkan analisis bivariat diperoleh hubungan antara imbalan (p = 0,000) dan kepemimpinan (p = 0,008) dengan kinerja petugas. Saran: Hasil penelitian ini adalah kesesuaian imbalan yang diberikan kepada petugas program dan diperlukannya pembinaan kepemimpinan berkelanjutan terhadap petugas untuk meningkatkan kinerja petugas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kata Kunci: Kinerja, Kepemimpinan, Imbalan, Karakteristik Individu
Copyrights © 2018