ABSTRAKLatar belakang: Kinerja perawat terutama dalam pelaksnaan proses keperawatan masih belum sesuai standar yang ditetapkan. Banyak ditemukan data dilapangan dalam proses pengkajian sampai tahap evaluasi masih banyak yang belum sesuai standar asuhaan keperawatan. Penelitian ini bertujuan: untuk mengidentifikasi dan menganalisi faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan asuhan keperawatan rumah sakit Islam di kota Palembang. Metode penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumalah 83 perawat pelaksana. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik Proportionate Random Sampling, Besaran sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 responden. Hasil penelitian: Hasil penelitian ini secara kumulatif kinerja perawat pelaksana dalam melaksanakan asuhan keperawatan hanya Intervensi keperawatan (75,5%) yang mencapai standar Depkes RI yaitu dengan nilai pencapai 75 %. Ruang VIP, standar kinerja perawat hampir semua dari komponen proses keperawatan memenuhi Standar minimal Depkes 75% (diagnosa sebesar 77%, intervensi sebesar 82%, impelementasi sebesar 78% dan evaluasi sebesar 75%) kecuali komponen pengkajian sebesar 67%. Sedangkan rawat inap biasa sebaliknya didapatkan nilai rata-rata dibawah nilai standar minimal Depkes RI 75% yaitu pengkajian sebesar 58%, diagnosa sebesar 62%, intervensi sebesar 70%, impelementasi sebesar 74% dan evaluasi sebesar 62%. rawat inap intensif didapatkan nilai rata-rata dibawah nilai standar minimal Depkes RI 75% yaitu pengkajian sebesar 64%, diagnosa sebesar 79%, intervensi sebesar 69%, impelementasi sebesar 68% dan evaluasi sebesar 68%. Saran: Penelitian ini merekomendasikan perlu mengembangkan kebijakan terhadap upaya evaluasi penerapan asuhan keperawatan rumah sakit, begitu juga evaluasi terhadap penerapan standar praktek keperawatan serta faktor yang mempengaruhinya. Kata Kunci : Kinerja, Pelaksanaan Asuhan Keperawatan
Copyrights © 2018