Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi derajat pengapian terhadap kinerja atau performa mesin otto atau spark ignition (SI) engine pada motor bakar 4 stroke Honda Beat 110 cc yang diproduksi tahun 2014. Performa kerja motor bakar dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti sistem pengapian dan bahan bakar. Seiring dengan semakin lama masa pakai maka kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian pada waktu pengapian standar akan semakin besar. Perfoma kerja motor dapat ditingkatkan melalui bebagai cara, salah satunya dengan penyetelan sudut pengapian. Pengujian kinerja motor dilakukan dengan menggunakan dynamometer untuk mengatahui daya dan torsi kendaraan. Variabel bebas yang digunakan dalam pengujian yaitu variasi sudut pengapian 7o, 9o, dan 11o sebelum TMA. Bahan bakar yang digunakan untuk pengujian adalah pertalite (RON 90), pertamax (RON 92) dan pertamax turbo (RON 98). Pengujian dilakukan dengan menggeser posisi tanda penyesuai rotor magnet, dimajukan 2o dan 4o. Pada putaran 3000 -6500 rpm. Hasil penelitian dari tugas akhir ini menunjukan bahwa torsi maksimum dihasilkan pada putaran 4000 rpm dengan sudut pembakaran 9o sebelum TMA pada masing ? masing bahan bakar, sebesar 7,69 Nm, 7,78 Nm, dan 7,92 Nm dan daya maksimum dihasilkan pada putaran 6500 rpm dengan sudut pembakaran standar 7o pada masing ? masing bahan bakar sebesar 4,74 kW, 4,84 kW, dan 4,86 kW. Selain sudut pembakaran.
Copyrights © 2019