Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penalaran logis dalam kemampuan pengambilan keputusan dalam proses audit. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 30 siswa dan 24 auditor pemerintah. Pertama, semua siswa menyelesaikan dua belas kasus logikadalam kuesioner, kemudian mereka mendapatkan kursus logika singkat, kemudian mereka harus menyelesaikan kasus logika yang sama. Data dikumpulkan dengan menggunakankuesioner yang berisi 20 skenario. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang menggunakan independent sample T-test, teknik analisis data menggunakan paired sample t-test untukmenguji hipotesis pertama (H1) dan independent sample t test untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga). Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) hasil pertimbangan audit siswa yang telah mengikuti pelatihan logika lebih baik dari sebelumnya. 2) tidak ada perbedaan yang signifikansecara statistik antara kelompok 1 (siswa) dan kelompok 2 (auditor) .3) tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kepercayaan auditor dan tingkat kepercayaan siswa.
Copyrights © 2019