Karya ilmiah ini bertuuan untuk mengetahui pengaruh suku bunga kebijakan (BI Rate), inflasi, nisbah mudharabah dan musyarakah dan marjin murabahah terhadap portofolio pembiayaan bank syariah. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif Autoragresive Distributed Lag – ARDL dengan menggunakan data pembiayaan murabahah, mudharabah, musyarakah, BI Rate, inflasi, nisbah mudharabah dan musyarakah, dan marjin murabahah periode Januari 2011 s.d Juni 2016. Variabel bebas BI Rate (BIR) 7 bulan sebelumnya mempengaruhi pembiayaan periode kini secara negative 1,54%. Inflasi year on year 4 bulan sebelumnya mempengaruhi pembiayaan periode kini secara positif 4,9%. Nisbah mudharabah 8 bulan sebelumnya mempengaruhi pembiayaan periode kini secara negatif 4,4%. Nisbah musyarakah 7 dan 8 bulan sebelumnya mempengaruhi pembiayaan periode kini secara positif 3,6% dan 5,4%. Variabel pembiayaan sebagai variabel autoregressive menunjukkan bahwa tren pembiayaan pada periode 2, 3 dan 6 bulan lalu terbukti memengaruhi pembiayaan periode kini secara positif. Hal ini terlihat bahwa histori pertumbuhan pembiayaan periode lalu dijadikan sebagai salah satu benchmark bagi bank syariah dalam strategi menjaga pertumbuhan pembiayaannya ke depan.
Copyrights © 2018