Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan makna dalam pertunjukan Surak Ibra (Boboyongan) di Desa Cinunuk Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut. Kajian ini menggunakan pendeka- tan ilmu antropologi dengan metode pene litian yang bert sifat kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori strukturalisme Levi Strauss terutama untuk mencari makna dari pertunjukanSurak Ibra ini. Pertunjukan Surak Ibra (Boboyongan) merupakan seni peryunjukan helaran, yang didalamnya terdapat unsur-unsur berupa seni musik, tari dan rupa Hasil telaah menunjukan, bahwa pertu njukan Surak Ibra mempunyai makna di setiap unsur pertunjukannya, yaknisebagai alat pemersatu identitas masyarakat; Me ngandung pesan bahwa “cobaan kehidu- pan” harus dihadapi dengan perjuangan; Perjuangan gigih tanpa lelah, menghasil kan penyelesaian yang baik, dan menda patkan kepuasan. Kata kunci: Surak Ibra (boboyongan), strukturalisme, makna.
Copyrights © 2019