Penelitian ini mencoba menguji model yang telah dikembangkan dengan menkombinasikan model-model penerimaan teknologi TAM, UTAUT, UTAUT2 dan variabel tambahan. Uji kelayakan yang dilakukan mencoba untuk memberikan gambaran secara jelas variabel berpengaruh dalam penerimaan dan penggunaan teknologi e-government di Nusa Tenggara Barat. Hasil yang didapatkan dari uji T, Outer Loading dan Significant (Direct/ Indirect Test) pada metode Semantic Equation Model bahwa beberapa komponen tidak signifikan dan harus dibuang demi mendapatkan model terbaik dalam pendekatan penerimaan dan penggunaan teknologi e-Government. Hasil analisis memberikan gambaran bahwa variabel Performance Expectance, Habit and Experience dan Trust of Intermediary berpenga berpengaruh secara positif terhadap Behavioural Intention; dan variabel Facilitating Condition dan Behavioural Intention berpengaruh secara positif terhadap Usage Behaviour. Sedangkan variabel Effort Expectance, Social Influence, Hedonic Motivation, Price Value dan Trust of Internet tidak berpengaruh secara langsung (indirect).
Copyrights © 2018