Indonesia bagian timur merupakan daerah endemis malaria dengan tingkat infeksi yang masih tinggi dan malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama karena mempengaruhi angka kesehatan dan kematian bayi, balita, ibu melahirkan dan menimbulkan kejadian luar biasa. Pada kasus malaria, yaitu pada plasmodium tertentu dan stadium tertentu, serta kondisi seseorang sangat berpengaruh terhadap kestabilan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar hemoglobin pada penderita malaria tropika di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Metode yang dipakai pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif. Jumlah sampel yang didapat pada penelitian ini adalah 10 sampel. Hasil penelitian membuktikan bahwa kadar hemoglobin normal 6 orang (60%) serta kadar hemoglobin tidak normal 4 orang (40%). Kesimpulan yang di ambil pada penelitian ini yaitu rata-rata gambar kadar hemoglobin pada 10 responden didapatkan 6 orang (60%) masih dalam keadaan normal. Ini dikarenakan penderita baru pertama kali terinfeksi malaria sehingga tidak banyak menimbulkan kerusakan pada eritrosit dan hampir semua parasit ditemukan dalam stadium tropozoit. Disarankan kepada masyarakat jika menemukan dan merasakan gejala-gejala malaria sesegera mungkin datangi petugas kesehatan untuk mendapatkan tindakan pelayanan medis yang cepat, tepat, dan benar.
Copyrights © 2016