Bali Medika Jurnal
Vol 5 No 2 (2018): Bali Medika Jurnal Vol 5 No 2 Desember 2018

DESKRIPSI SELF-EMPOWERMENT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT MANGUSADA, KABUPATEN BADUNG: DESCRIPTION OF DIABETES MELLITUS PATIENT’S SELF-EMPOWERMENT IN MANGUSADA HOSPITAL, BADUNG DISTRICT

Pramesti, Theresia Anita (Unknown)
Adiatmika, I Putu Gede (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2018

Abstract

Pendahuluan: Diabetes mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan namun dapat dikontrol. Penderita diabetes melitus membutuhkan perawatan yang berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Self-empowerment diperlukan untuk membangun kepercayaan, meningkatkan harga diri, mengembangkan mekanisme koping dan meningkatkan keterampilan. Self-empowerment dapat memandirikan pasien, merubah pasien dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mampu menjadi mampu sesuai dengan keadaan pasien serta kemauan pasien untuk berubah. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan rancangan penelitian survei menggunakan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita diabetes mellitus tipe II di RSUD Kabupaten Badung Mangusada yang berjumlah 80 penderita, sample penelitian sebanyak 67 responden yang diperoleh dengan teknik nonprobability sampling, pendekatan yang digunakan adalah consecutive sampling.Hasil: Kesimpulan penelitian ini adalah aspek psikososial penderita DM tipe II sebagian besar adalah tinggi, ketidakpuasan dan kesiapan untuk berubah adalah cukup, pengaturan dan pencapaian tujuan adalah cukup, self-empowerment adalah tinggi. Diskusi: Pemahaman responden terhadap Self-empowerment , cara menangani respon emosional pasien akibat lama menderita DM tipe II, dan cara mengatasi hambatan dalam melakukan perawatan diabetes melitus Kata kunci: Self-empowerment , Diabetes Melitus Tipe II ABSTRACK Introduction: Type 2 Diabetes mellitus is a chronic disease that cannot be cured but can be controlled. People with diabetes mellitus need continuous care to improve the quality of life better. Self-empowerment is needed to build trust, increase self-esteem, develop coping mechanisms and improve skills. Self-empowerment can empower patients, change patient’s knowledge from not knowing to know, from unable to be able, according to the patient's condition and the patient's willingness to change.Method: This research was conducted with descriptive research design with survey research design approach using cross-sectional. The population of this study were all type II diabetes mellitus patients in Badung Mangusada District Hospital which consisted of 80 patients, the sample of 67 respondents obtained by nonprobability sampling technique, the approach used was consecutive sampling. Result: The conclusion of this research is psychosocial aspect of patient of DM type II mostly is high, dissatisfaction and readiness to change is enough, setting and achieving goal is enough, self-empowerment is high. Discussion: Understanding of respondents to Self-empowerment , how to handle the emotional response of patients due to long suffering from DM, and how to overcome barriers in doing diabetes mellitus treatment. Key word: Self-empowerment , Type II Diabetes Mellitus

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

bmj

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

BMJ bertujuan memprakarsai dan merangsang penelitian berdampak tinggi dan inovatif yang relevan bagi akademisi dan praktisi di industri kesehatan. Audiensi publikasi ini utamanya terdiri dari akademisi, mahasiswa pascasarjana, praktisi dan semua yang tertarik pada bidang penelitian kesehatan. Jurnal ...