Pemahaman revalensi gagal jantung pada usia lanjut merupakan dasar dalam menentukan kebijakan dari stakeholder terkait dengan beban ekonomi negara yang besar dalam penatalaksanaan gagal jantung kronik khususnya pada populasi usia lanjut. Selain itu data epidemiologi gagal jantung kronik tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan klinisi dalam menentukan strategi yang tepat dalam penatalaksanan gagal jantung kronik pada populasi ini. Karena telah kita ketahui bahwa pasien usia lanjut dengan gagal jantung tidak hanya jantungnya yang harus menjadi fokus kita. Komorbid penyakit lain, perubahan fisiologis tubuh, tatacara minum obat merupakan faktor-faktor yang harus menjadi perhatian kita. Kata kunci: Epidemiologi, Gagal jantung kronik, usia lanjut.
Copyrights © 2013