Setiap bulan Februari dan Agustus, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memberikan vitamin A secara gratis pada seluruh bayi dan balita di Indonesia. Selain itu, survei pada beberapa ibu di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Bulu Lor menunjukkan, ibu yang menerima vitamin A secara gratis melakukan kegiatan itu sebagai rutinitas tanpa memahami fungsi vitamin A untuk tubuh anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara umur bayi, pekerjaan ibu, pendidikan ibu, pengalaman merawat anak, sumber informasi kesehatan yang diakses, peran petugas terhadap pengetahuan ibu dalam memberikan vitamin A pada bayi. Jenis penelitian ini adalah eksplanatory research dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden yang diambil dengan kriteria memiliki bayi dan balita usia 0-11 bulan dan merupakan warga yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bulu Lor Kota Semarang. Berdasarkan rumus slovin diperoleh 74 responden penelitian yang diambil secara sampling dari populasi. Variabel bebas penelitian ini yaitu umur anak, pekerjaan ibu, pendidikan ibu, pengalaman merawat anak, dan peran petugas puskesmas. Sedangkan variable terikatnya adalah pengetahuan ibu tentang pemeberian vitamin A pada balita. Uji statistic yang digunakan adalah rank spearman dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Uji korelasi bivariat dengan menggunakan rank spearman menunjukkan adanya hubungan antara umur anak (0,02), pendidikan ibu (0,04), dan peran petugas kesehatan (0,03) dengan pengetahuan ibu tentang pemberian vitamin A. sedangkan variabel pekerjaan ibu (p=0,52) dan pengalaman ibu merawat anak (p=0,81) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan pengetahuan ibu dalam pemberian vitamin A.
Copyrights © 2019