Konsep relasi gender yang dikenalkan oleh Islam lebih dari sekedar mengatur keadilan gender dalam masyarakat, tetapi secara teologis dan teleologis juga mengatur pola relasi mikrokosmos (manusia), makrokosmos (alam), dan Tuhan. Hanya dengan cara ini manusia dapat menjalankan fungsinya sebagai khalifah, dan hanya khalifah sukses yang dapat mencapai derajat ‘abid sesungguhnya. Untuk kepentingan ini, Islam telah memperkenalkan konsep dan penilai ideologis yang fundamental menyangkut relasi gender yang mengacu kepada ayat-ayat Alquran yang secara substantif sekaligus menjadi tujuan utama syari’ah (maqashid al-syari’ah), antara lain mewujudkan keadilan dan kebaikan (QS. 16:90), keamanan dan ketenteraman (QS. 4:58), dan menyeru kepada kebaikan dan mencegah kejahatan (QS. 3:104). Ayat-ayat inilah yang seharusnya dijadikan frame work dalam menganalisa relasi jender dalam Alquran, terutama ketika memahami pesan-pesan normatif yang terdapat tema-tema ayat yang secara spesifik dapat dipahami sebagai ayat-ayat gender
Copyrights © 2016