Journal of Tropical Marine Science
Vol 2 No 1 (2019): Journal of Tropical Marine Science

Performa Pertumbuhan Hibrida Antara Ikan Kerapu Batik Betina (Epinephelus microdon) Dengan Ikan Kerapu Kertang Jantan (E. lanceolatus) yang Dipelihara Pada Salinitas Berbeda

Ahmad Fahrul Syarif (Universitas Bangka Belitung)
Dinar Tri Seolistyowati (Departemen Budidaya Perairan, Institut Pertanian Bogor)
Harton Arfah (Departemen Budidaya Perairan, Institut Pertanian Bogor)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2019

Abstract

Hibridisasi antara spesies ikan kerapu batik (Epinephelus microdon) betina dan ikan kerapu kertang (E. lanceolatus) jantan terus dikembangkan untuk memperoleh strain baru dengan performa unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pertumbuhan hibrida ikan kerapu “TIKTANG” (hibridisasi antara ikan kerapu batik betina x ikan kerapu kertang jantan) terhadap perbedaan salinitas 10, 20 dan 30 ppt pada beberapa parameter pertumbuhan panjang dan bobot. Percobaan dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan perbedaan salinitas dan masing-masing diulang tiga kali. Pemeliharaan dilakukan selama 21 hari dengan metode pemberian pakan at satiation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat kelangsungan hidup ikan kerapu hibrid “TIKTANG” selama pemeliharaan sebesar 100%, sedangkan performa pertumbuhan baik panjang maupun bobot menunjukan perlakuan 10 ppt lebih rendah dibandingkan 20 dan 30 ppt (p<0,05). Hibridisasi antara spesies ikan kerapu batik (Epinephelus microdon) betina dan ikan kerapu kertang (E. lanceolatus) jantan terus dikembangkan untuk memperoleh strain baru dengan performa unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pertumbuhan hibrida ikan kerapu “TIKTANG” (hibridisasi antara ikan kerapu batik betina x ikan kerapu kertang jantan) terhadap perbedaan salinitas 10, 20 dan 30 ppt pada beberapa parameter pertumbuhan panjang dan bobot. Percobaan dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan perbedaan salinitas dan masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Pemeliharaan dilakukan selama 21 hari dengan metode pemberian pakan secara at satiation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat kelangsungan hidup ikan kerapu hibrid “TIKTANG” selama pemeliharaan sebesar 100%, sedangkan performa pertumbuhan baik panjang maupun bobot menunjukan perlakuan 10 ppt lebih rendah dibandingkan 20 dan 30 ppt (p<0,05)

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jtms

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Journal of Tropical Marine Science (JTMS, e-ISSN: 2623-2235) adalah terbitan open-access diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Kelautan, Universitas Bangka Belitung, Indonesia. Journal of Tropical Marine Science menyediakan media daring untuk mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil penelitian dan ...