Tujuan penelitian untuk mengetahui ekspektasi dari nilai wajar saham serta kesimpulan mengenai pengaruh kedua variabel bebas terhadap valuasi saham di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010-2014.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: analisis regresi data panel, analisis model, uji-t, uji-f, koefisien determinasi. Pengambilan sampel ditentukan secara purposive sampling yang terdiri atas Adaro Energy Tbk, Harum Energy Tbk, Indo Tambangraya Megah Tbk,Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, dan Petrosea Tbk.Hasil penelitian berdasarkan FCFE diperoleh bahwa ADRO, PTBA, dan PTRO berada di posisi undervalued yakni posisi dimana nilai wajar saham tersebut lebih tinggi (mahal) dari pada nilai saham yang berlaku saat ini. Dimana investor sebaiknya membeli saham-saham perusahaan tersebut karena ada kemungkinan ditahun berikutnya saham tersebut akan naik. Serta sisanya yakni HRUM dan ITMG berada di posisi overvalued yakni posisi dimana nilai wajar saham tersebut lebih rendah (murah) dari nilai saham yang berlaku saat ini. Sedangkan penelitian berdasarkan PER diperoleh kelima perusahaan tambang batu bara tersebut berada di posisi undervalued. Kata Kunci: Valuasi, Investasi, nilai wajar (intrinsic value), FCFE, PER, undervalued, overvalued.
Copyrights © 2017