Oven konvensional yang digunakan sebagian pengusaha roti setingkat home industri mempunyai kelemahan antara lain, suhu yang tidak teratur, dapat menyebabkan polusi, masalah higinitas makanan diragukan karena dimungkinkan makanan bercampur bahan bakar. Tulisan ini bertujuan menggambarkan model oven semiotomatis dengan pengaturan suhu dan waktu operasi pemanggangan berbasis mikrokontroler. Model ini meliputi perangkat keras dan perangkat lunak untuk pemroses mikrokontroler. Pengatur suhu terdiri atas sensor termokopel, pengkondisi sinyal yang berfungsi menguatkan sinyal agar terbaca ADC dan pusat pengendalinya menggunakan mikrokontroler AT89C51 yang dilengkapi penampil suhu menggunakan LCD. Pengatur waktu pemanggangan menggunakan RTC DS12C887 sebagai sumber pewaktu dan mikrokontroler AT89C51 sebagai pengendali pewaktuannya. Berdasarkan pengujian sensor termokopel diketahui bahwa tegangan yang dihasilkan setiap perubahan suhu 1OC adalah 0,041 mV. Rangkaian pengkondisi sinyal dengan penguatan sebesar 298 kali mampu menguatkan sinyal dari sensor untuk menjangkau tegangan maksimum yang masuk ke ADC sebesar 4,9 V yang sebanding dengan rasio suhu 400OC. Rangkaian timer berbasis RTC DS12C887 mampu menghasilkan waktu tunda yang sesuai dengan acuan pewaktu. Secara keseluruhan rangkaian pengendali suhu mampu mempertahankan suhu pada temperatur yang diinginkan dan rangkaian timer mampu mengatur waktu kerja pemanas (heater) dari oven.
Copyrights © 2010