Penelitian ini berkaitan dengan bagaimana aspek perilaku pasien anak perlu diwadahi dalam membentuk ruang-ruang di dalam perancangan fasilitas kesehatan anak. Dengan mewadahi perilaku pasien yang diimplementasikan ke dalam elemen arsitektural dapat membantu proses penyembuhan pasien selama berada di dalam fasilitas kesehatan anak. Penelitian menggunakan dua sifat penelitian yaitu deduktif dan induktif, dengan menggunakan metode penelitian literature review dan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket kepada responden di Darmo Children Clinic (DCC) Surabaya. Metode analisis data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan dengan meningkatkan interaksi pasien dengan lingkungannya dapat memberikan pengaruh positif bagi proses penyembuhan pasien. Sehingga konsep interaktif diperlukan dalam merancang ruang berbasis perilaku pasien anak. Implementasi konsep dengan pendekatan interaktif tersebut pada elemen arsitektural dapat diwujudkan dengan merancang ruang interaktif dengan strategi ruang sosiopetal dan keragaman elemen arsitektural pada fasilitas kesehatan anak. DOI: https://doi.org/10.26905/mj.v19i2.3463
Copyrights © 2018