Tujuan dari penalitian ini adalah menghasilkan sistem identitas visual Kota Salatiga yang merepresentasikan spirit keberagaman dan toleransi melalui logo dan aplikasinya pada berbagai media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melaluistudi literatur, observasi, dan wawancara sehingga menjadi acuan terhadap penyusunan konsep branding, perancangan identitasvisual, dan aplikasinya ke berbagai media. Dari analisis dihasilkan “big idea” brandingKota Salatiga sebagai “Salatiga: Miniatur Indonesia”yang berarti bahwa multikulturalisme dan toleransi di Kota Salatiga merupakan miniatur (cerminan nyata) dari spirit ke-Indonesia-an yang begitu beragam namun tetap satu jua. Kemudian strategi komunikasi “Tiga M” (Mari Datang, Mari Kenal, Mari Gabung) juga menjadi strategi komunikasi yang dirasa cocok mewadahi berbagai potensi Kota Salatiga. Gagasan brandingSalatigaini diterjemahkan ke dalam logo berkonsep “Tiga Wajah” yang menggambarkan multikulturaliwsme, toleransi, keramah-tamahan, keharmonisan, dan legenda Salatiga. Sistem logo dibuat fleksibel dan mempunyai banyak peluang aplikasi agar merepresentasikan spirit keanekaragaman. Selanjutnya, identitas “Salatiga: Miniatur Indonesia”diterapkan dalam berbagai aplikasi seperti stationary, environmental graphics, booklet, website, video, dan suvenir.
Copyrights © 2018