Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Vol 22, No 3 (2019): Desember 2019

KERUSAKAN ALAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN SENI LUKIS

Camelia Mitasari Hasibuan (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2019

Abstract

Proses pembuatan karya dengan tema dan konsep kerusakan alam ini berdasarkan pengalaman pribadi yang dialami, pengamatan, dan pengumpulan referensi-referensi mengenai kerusakan alam yang terjadi. Melalui karya-karya tersebut, diharapkan pesan mengenai kerusakan alam seperti penebangan illegal hutan, pembunuhan hewan langka, pencemaran lingkungan dan dampak negatif lainnya yang ditimbulkannya dapat tersampaikan kepada apresiator karya. Karya-karya       lukisan dua dimensional dalam artikel ini menggambarkan fenomena kerusakan alam yang difantasikan tidak secara nyata namun dilukiskan secara  logika (realistik). Aliran Seni yang digunakan untuk melukiskan tema tersebut adalah Surrealisme, sehingga objek sering tampil  dengan tidak  logis  dan imajinatif seakan-akan melukis alam mimpi saja. Aliran  Surrealisme  figuratif dan  Surrealisme  murni/photografik dipilih karena aliran ini dapat menampilkan visual fenomena kerusakan alam dalam lukisan dengan bebas berimajinasi dan berfantasi, sehingga dapat lebih menggugah perasaan mengenai suasana kejadian dan dampak yang ditimbulkan dari fenomena kerusakan alam. Objek-objek yang dilukiskan dalam karya-karya dipilih dan dideformasi sesuai dengan fenomena  kerusakan  alam  dan kaitannya  dengan  subject matter yang diangkat sehingga dapat menggambarkan fenomena kerusakan alam dan dampak yang  ditimbulkan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ars

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Jurnal ini bertujuan memublikasikan karya ilmiah berupa hasil penelitian, penciptaan, pengkajian, serta studi pustaka di bidang seni rupa, kriya, ...