Kebiasaan mengisap non-nutritif merupakan salah satu etiologi maloklusi open bite anterior dan crossbite posterior yangdapat muncul pada anak-anak yang sedang tumbuh kembang. Dalam tinjauan pustaka ini ditulis etiologi dan teori-teorikebiasaan mengisap jari sebagai pemahaman tentang kebiasaan ini secara khusus. Penelitian prevalensi pada daerah yangberbeda menunjukkan jumlah kasus yang berbeda pada masa yang tertentu dan penelitian longitudinal telah memberikangambaran perkembangan maloklusi secara bertahap pada usia tertentu. Selain pemeriksaan objektif, analisis fungsionalkebiasaan adalah penting sebagai prosedur diagnostik yang menjadi alat bantu dalam penentuan kebutuhan dan seleksiperawatan. Perawatan yang mampu membantu menghentikan kebiasaan termasuk pendekatan secara psikologis,pengunaan alat-alat non-dental dan piranti oral. Sebagai kesimpulan, perawatan yang menghambat kebiasaan mengisapjari mampu mencegah berkembangnya maloklusi dan kebiasaan ini harus dihentikan sebelum erupsi gigi permanen.
Copyrights © 2012