Komunikasi pemasaran memiliki tempat penting dalam aktivitas politik, karena melalui hal itu komunikasi antara partai dengan kontituensnya dapat dijalin dengan baik. Namun demikian, untuk menerapkannya perlu penyesuaian, karena politik sebagai produk memiliki karakteristik khusus. Bukan hanya itu, penerapannya dalam politik menimbulkan perubahan orientasi sistem politik dari orientasi kepada tokoh ke orientasi pasar, yang membuka ruang kepada para teknokrat politik untuk memiliki pengaruh politik.
Copyrights © 2001