Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi nosokomial yang paling sering terjadi.Penurunan sensitivitas antibakteri terhadap bakteri penyebab ISK sebagai lini terapimenyebabkan peningkatan frekuensi terjadinya ISK. Kombinasi antibiotik dan bahan alammerupakan salah satu upaya meningkatkan sensitivitas antibakteri. FICI (Fractional InhibitoryConcentration Index) adalah indeks yang dapat menunjukkan karakteristik kombinasi senyawabahan alam dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai FICI kombinasiekstrak etanol kulit daun lidah buaya dan siprofloksasin terhadap bakteri penyebab ISK.Penentuan nilai FICI kombinasi ekstrak dan siprofloksasin menggunakan metode discdiffusion. Konsentrasi kombinasi ekstrak dan siprofloksasin yang digunakan untuk bakteriPseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis masing-masing yaitu 1,25 mg/ml +0,03125 μg/ml dan 0,625 mg/ml + 0,03125 μg/ml dengan zona hambat masing-masing 7,46dan 7,86 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak dan siprofloksasin terhadapbakteri P. aeruginosa dan S. epidermidis memiliki efek aditif dan indifferen dengan nilai FICImasing-masing 1 dan 2.Kata Kunci : Aloe vera, Siprofloksasin, Fractional Inhibitory Concentration Index, InfeksiSaluran Kemih, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aeruginosa
Copyrights © 2015