Antibiotika merupakan obat yang paling sering diresepkan untuk kelompokpasien anak yakni sebesar 76 % menurut Profil Kesehatan Indonesia. Tingginyapenggunaan antibiotika berpotensi menimbulkan irasionalitas yang dapat menyebabkanresistensi antibiotika. Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan antibiotika padapasien anak rawat inap di Puskesmas Siantan Hilir Pontianak dengan metode PrescribedDaily Dose (PDD). Penelitian ini menggunakan rancangan observasional deskriptifmenggunakan data kuantitatif dan pengambilan data secara retrospektif. Data diperolehdari rekam medik meliputi profil pasien, diagnosis, dan penggunaan antibiotika. Datakemudian diolah secara deskriptif dan data kuantitas penggunaan antibiotika dihitungdengan menggunakan rumus PDD (Prescribed Daily Dose). Terdapat diagnosispenyakit infeksi utama yang paling banyak ditemukan yaitu demam tifoid dan terdapat 7jenis antibiotika yang di resepkan di Puskesmas Siantan hilir yaitu sefotaksim,seftriakson, sefadroksil, amoksisilin, ampisilin, kotrimoksasol dan kloramfenikol. Diketahui bahwa sefotaksim merupakan jenis antibiotika terbanyak yang diresepkanpada pasien anak di Puskesmas Siantan Hilir Pontianak periode Juli – Desember 2016dengan nilai PDD (Prescribed Daily Dose) berdasarkan kelompok berat badan anak(<10 kg, 10-25 kg, >25 kg) sebesar 0,9 gram/hari; 1,3 gram/hari; dan 2 gram/hari. Kata kunci: antibiotika, Prescribed Daily Dose (PDD), pediatri
Copyrights © 2015