Amlodipin besilat (AB) merupakan salah satu obat antihipertensi yang efektif digunakan,bekerja dengan memblok kanal kalsium (Calcium Cannel Blocker) serta memiliki waktu kerja yanglama (long acting). Mikrosfer merupakan salah satu sistem yang digunakan untuk meningkatkanstabilitas dan mengontrol pelepasan obat. Agen penstabil yang digunakan dalam pembuatanmikrosfer dapat mempengaruhi bentuk, berat rendemen, dan persen efisiensi penjerapan (% EE)mikrosfer yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatankonsentrasi agen penstabil Polivinil Alkohol (PVA) terhadap persen efisiensi penjerapan (% EE)mikrosfer AB. Pembuatan mikrosfer dilakukan menggunakan metode penguapan pelarut denganmencampurkan AB dan Acrycoat S100 (1:4) dalam variasi PVA 0,05%, 0,25%, 0,5%, 1%, dan 1,5%.Efisiensi penjerapan ditentukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Efisiensi penjerapan yangoptimum diperoleh dari konsentrasu PVA 1% sebesar 56,90 ± 3,62.Kata Kunci: Mikrosfer, Amlodipin besilat, PVA, Acrycoat S100, Efisiensi Penjerapan
Copyrights © 2019