Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNTAN
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar

PROFIL DOSIS ANTIHIPERTENSI DALAM MENCEGAH HIPERTENSI INTRADIALITIK PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSI YARSI PONTIANAK

., Dwi Handayani (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Oct 2018

Abstract

Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis berisiko untukterjadinya hipertensi intradialitik. Untuk mencegah terjadinya hipertensiintradialitik diperlukan antihipertensi. Beberapa antihipertensi memiliki sifatmudah terdialisis pada saat proses hemodialisis, sehingga diperlukan penyesuaiandosis antihipertensi. Metode penelitian ini merupakan metode observasionaldengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) yang bersifatdeskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan catatanrekam medis pasien rawat jalan di RSI Yarsi selama periode Januari-Desember2017. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 30% pasien gagal ginjalkronik yang menjalani hemodialysis mengalami hipertensi intradialitik. Kasushipertensi intradialitik paling banyak terjadi pada pasien yang menggunakanantihipertensi golongan CCB (Calcium Channel Blocker) dengan dosis 2 kalidosis awal yaitu sebanyak 13,33%. Kesimpulan dari penelitian ini adalahpenggunaan antihipertensi golongan CCB mungkin beresiko untuk terjadinyahipertensi intradialitik. Kata kunci: Gagal ginjal kronik, hemodialisis, hipertensi intradialitik

Copyrights © 2015