Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNTAN
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar

EVALUASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PERKAWINAN TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) SECARA KUALITATIF

., Frengki Frianto (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2019

Abstract

Tikus putih (Rattus norvegicus) banyak digunakan sebagai hewan percobaan pada berbagai penelitian.Kondisi kandang tikus yang tidak sesuai dengan yang seharusnya akan berdampak tidak baik terhadap tikus.Tujuan dari penellitian ini adalah untuk melihat pengaruh lingkungan terhadap jumlah perkawinan tikus.Tikusputih yang digunakan adalah tikus dengan galur Sprague Dawley dengan umur 2-3 bulan. Hewan ujidiaklimatisasi sesuai dengan pembagian kelompok uji selama 1 minggu. Hewan uji yang masuk dalamkelompok 1 (K1) diletakkan pada lingkungan dengan kondisi sirkulasi udara yang tidak lancar, cahaya yangkurang, suhu ruang yang tinggi dan kotor. Kelompok 2 (K2) diletakkan pada lingkungan dengan kondisisirkulasi udara yang lancar, cahaya yang cukup, suhu ruang yang baik dan bersih. Tikus betina disatukandengan tikus jantan dengan perbandingan 5:2 selama 5 hari. Tikus yang dikawinkan menunjukkan adanyatingkah laku sebelum tikus kawin yaitu berupa tikus jantan mengendus vagina dan menunggangi tikus betina.Hasil pemeriksaan apusan vagina menunjukkan bahwa tikus pada Kelompok 1 tidak ditemukan adanya benangsperma dan tikus pada Kelompok 2 menunjukkan adanya benang sperma. Berdasarkan hasil pengamatan,lingkungan dengan sirkulasi udara yang lancar, cahaya yang cukup, suhu ruang yang baik dan bersih membuathewan uji lebih nyaman untuk melakukan perkawinan dibanding dengan lingkungan dengan sirkulasi udarayang tidak lancar, cahaya yang kurang, suhu ruang yang tinggi dan kotor.Kata Kunci: Tikus, Kawin, Lingkungan

Copyrights © 2015