Penyakit Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif. Penyakit OA dapat menghambat aktivitas pasien. Kondisi tersebut membuat pasien tidak nyaman sehinggaberpengaruh pada kualitas hidup. Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi penyakit OAterdiri dari antiinflamasi nonsteroid (AINS), analgesik, kortikosteroid, dan derivat asam hyaluronat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat OA dan kualitas hidup pasienOA di Instalasi Rawat Jalan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. Metode yangdigunakan dalam penelitian adalah observasional dengan rancangan studi potong lintang yangbersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuesioner SF-36 kepadapasien OA dan pengumpulan data obat secara rekam medik. Teknik pengambilan sampelmenggunakan purposive sampling dengan jumlah pasien yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak37 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat-obatan yang digunakan pada pasien OA yaitutramadol dan parasetamol sebesar 42,86%, meloksikam sebesar 33,33%, suplemen glukosaminsebesar 11,90%, metilprednisolon, natrium diklofenak masing-masing sebesar 4,76%, danpiroksikam sebesar 2,39%. Kualitas hidup pasien OA termasuk dalam kategori kualitas hidup yangbaik dengan persentase sebesar 67,57% dengan rata-rata skor 65,71. Kesimpulan dari penelitian iniadalah obat yang paling banyak digunakan pasien OA adalah dotramol dengan kategori kualitashidup pasien adalah baik. Kata kunci: Kualitas hidup, Obat, Osteoarthritis.
Copyrights © 2019