Latar Belakang : Jahe merah (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) memilikikandungan air (81%), minyak atsiri (3.9%) dan ekstrak yang larut dalam alcohol (9.93%),aroma sangat tajam, dan mempunyai rasa yang sangat pedas dibanding jenis jahe lainnya.Kandungan tersebut memiliki efek anti radang yang dapat mengatasi peradangan danmengurangi rasa nyeri dengan cara menyingkirkan produk inflamasi. Penatalaksanaan yangtepat untuk menangani nyeri sendi pada pasien yang mengalami gout arthritis dapatberupa terapi kompres jahe merah.Tujuan Penelitan : Untuk mengetahui pengaruh kompres jahe merah terhadap nyeri padapasien gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Alianyang Kota Pontianak. Metode Penelitian : Quasi eksperimental dengan pendekatan pre dan post test with controlgroup design. Jumlah sampel sebanyak 34 orang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan terapi 3 kalikompres jahe merah selama 3 minggu, dan pada kelompok kontrol diberikan terapi 3 kalikompres hangat biasa selama 3 minggu. Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney untukmenganalisis hasil penelitian. Hasil : Uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan p value 0.001 bermakna adapengaruh terapi kompres jahe merah terhadap nyeri pada pasien gout arthritis rata-ratapenurunan skala nyeri 3.00, sedangkan uji Wilcoxon pada kelompok kontrol menunjukkan p value 0.003 bermakna ada pengaruh terapi kompres hangat biasa terhadap nyeri pada pasiengout arthritis rata-rata penurunan skala nyeri 3.76 sementara itu, uji Mann-Whitney pada 2 kelompok didapatkan p value 0.005 rata-rata penurunan nyeri pada kelompok intervensi2.06 dan kelompok kontrol 1.06, bermakna terdapat perbedaan efektifitas terapi kompres jahemerah dan kompres hangat biasa terhadap penurunan nyeri pada pasien Gout Arthritis.Kesimpulan : Kompres jahe merah dapat menurunkan nyeri pada penderita Gout Arthritis.Kata Kunci : Gout Arthritis, Kompres Jahe Merah, Nyeri
Copyrights © 2015