Latar Belakang : Osteoarthtritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang berkaitandengan kerusakan kartilago sendi, vertebra, panggul, lutut dan pergelangan kaki. Pasienbiasanya mengeluh nyeri pada waktu melakukan aktivitas atau jika ada pembebanan padasendi yang terkena. Pada derajat yang lebih berat nyeri dapat dirasakan terus menerussehingga sangat mengganggu mobilitas pasien. Di Wilayah kerja UPK Puskesmas Alianyangmasih banyak penderita yang belum mengetahui tentang peran dukungan keluarga terhadapkesehatannya, dukungan keluarga memainkan peran penting dalam moderat efek nyeri danketerbatasan fungsional. Padahal dalam proses penyembuhan dukungan keluarga sangatpenting. Tujuan : tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadaplansia dengan nyeri berulang di wilayah kerja UPK Puskesmas Alianyang Kota Pontianak.Metode : Kuantitatif dengan Desain yang digunakan desain Cross Sectional. Jumlahresponden 37 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuisioner dukungankeluarga dan kuisioner nyeri berulang. Uji statistik dilakukan secara bivariat menggunakanUji Chi Square. Hasil : Hasil yang didapatkan adalah tidak terdapatnya hubungan yang signifikan antaradukungan keluarga terhadap nyeri berulang pada lansia dengan osteoarthtritis dengan p =0,823. Kesimpulan : Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan nyeri berulang pada lansiadengan nyeri osteoarthtritis di wilayah kerja UPK Puskesmas Alianyang.Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Osteoarthtritis, Nyeri Berulang. Referensi : 95 (2007-2018). *Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura
Copyrights © 2015