Latar belakang: Perawat sebagai pemberi asuhan dan berperan dalam asesmen awalpelayanan pasien untuk menghindari kejadian jatuh di rumah sakit. Salah satu dampakyang dapat terjadi ketika pelaksanaan patient safety tidak diberlakukan secara optimaladalah kejadian jatuh dan merugikan pasien serta keluarga. Pelaksanaan asesmenpencegahan resiko jatuh yang sesuai dengan standar akan dapat membantumeningkatkan mutu serta akreditasi rumah sakit itu sendiri.Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan asesmen pencegahan risiko jatuhpasien oleh perawat di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak.Metode: Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yangdianalisis dengan menggunakan metode Collaizi. Penelitian pada 5 informan, perawatdengan lama kerja minimal 3 tahun, jenjang Pendidikan terakhir D3 "“ S1 Ners. Hasil: Dari hasil analisis didapat empat tema. Empat tema tersebut adalah: pelaksanaanasesmen umum secara komprehensif, regulasi manajemen patient safety tidak tersedia,inisiatif kepala ruangan yang merata terkait manajemen patient safety dan dampakregulasi manajemen patient safety yang tidak memadai.Kesimpulan: Pelaksanaan asesmen pencegahan jatuh belum dilakukan dikarenakankebijakan yang belum disediakan oleh pihak manajemen patient safety rumah sakitUniversitas Tanjungpura.Kata kunci: Asemen, Risiko Jatuh, Keselamatan Pasien
Copyrights © 2015