Pengetahuan atau kognitif merupakan faktor dominan yang sangat penting dalampembentukan tindakan seseorang. Perilaku yang didasari oleh pengetahuan akanlebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Apabilapenderita hipertensi telah memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik terhadappengendalian faktor resiko dan komplikasi dari hipertensi, diharapkan tekanandarahnya tetap dalam batas normal. Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan penderita hipertensi dengan pengendalian faktor resiko diPuskesmas Khatulistiwa Pontianak. Jenis penelitian kuantitatif dengan desainobservasional analitik. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional.Teknik pengambilan data sampel menggunakan consecutive sampling dengansampel sebanyak 56 responden sesuai dengan criteria inklusi. Setiap respondendiberi kuesioner tentang pengetahuan dan pengendalian faktor resiko hipertensi.Uji yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Hasil uji hipotesis denganmenggunakan uji Spearman Rank, menunjukan hubungan yang signifikan antarapengetahuan penderita hipertensi dengan pengendalian faktor resiko hipertensi (p = 0,000). Terdapat hubungan pengetahuan penderita hipertensi denganpengendalian faktor resiko. Hal ini menunjukan bahwa dengan meningkatkanpengetahuan pasien mengenai hipertensi, dapat mempengaruhi perilaku pasiendalam mengendalikan faktor resiko hipertensi.Kata Kunci :Pengetahuan, Pengendalian Faktor Resiko, Hipertensi
Copyrights © 2015