Latar belakang: Perawatan paliatif adalah suatu pendekatan yang meningkatkan kualitas hidup pasien dankeluarga dengan kondisi yang mengancam jiwa. Penyakit yang memerlukan perawatan paliatif adalah penyakitkanker, penyakit degeneratif, gagal ginjal kronik, penyakit paru obstruksi kronis, dll. Berbagai macam perubahanpada penyakit tersebut akan mempengaruhi konsep diri penderita sehingga akan mempengaruhi harga diri danperasaan nya. Untuk memperbaiki konsep diri itu diperlukan asuhan keperawatan yang tepat salah satu nya adalahpemberihan perawatan spiritual. Pemberian perawatan spiritual membantu pasien memulihkan dan menjagaintegritas tubuh, pikiran, jiwa dan memberi energi internal dan kekuatan.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemberian asuhan keperawatan spiritual dengankonsep diri pada pasien palliative care di RSUD dr. Soedarso Pontianak.Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode penelitian observasional analitik kolerasi denganpendekatan cross sectional menggunakan uji spearmen. Sampel dalam penelitian ini yaitu perawat berjumlah 54responden dan pasien HD berjumlah 54 responden.Hasil: Berdasarkan dari hasil uji spearman dengan nilai p=value 1,000 dengan nilai r=0,000 yang menunjukkanarah kolerasi positif dengan kekuatan korelasi sangat lemah. Kesimpulan:. Berdasarkan hasil uji spearman dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pemberianasuhan keperawatan spiritual dengan konsep diri pada pasien palliative care di RSUD dr. Soedarso. Kata Kunci: Asuhan keperawatan spiritual, konsep diri, gagal ginjal kronik.
Copyrights © 2019