Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Vol 33, No 3 (2014): September 2014

APLIKASI SHOOT TIP GRAFTING IN VITRO PADA PROGRAM PENYEDIAAN INDUK JERUK BEBAS PENYAKIT DI INDONESIA

Nirmala Friyanti Devy (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Jalan Raya Tlekung No. 1, Junrejo Kota – Batu 65301 Telp. (0341) 592683
Faks. (0341) 593047,)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2015

Abstract

Metode standar untuk menghasilkan induk jeruk bebas penyakit ialah sambung pucuk atau shoot tip grafting (STG) in vitro. Pada metode tersebut, meristem tip tanaman induk terinfeksi oleh penyakit virus disambungkan pada semaian batang bawah bebas penyakit secara in vitro. Untuk mempercepat pertumbuhan, tanaman hasil STG disambung ulang pada batang bawah secara in vivo. Tanaman dapat menjadi pohon induk sumber entres apabila negatif dari infeksi citrus tristeza virus (CTV) dan citrus vein phloem degeneration (CVPD). Tanaman jeruk yang dihasilkan dengan menggunakan teknologi STG secara genetik sama dengan induknya, bebas dari penyakit, dan turunannya memiliki keragaan morfologi yang memuaskan. Dengan mengaplikasi metode STG standar diikuti dengan indeksing, sampai tahun 2012 Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) telah membersihkan tanaman induk jeruk dari 221 varietas yang berasal dari berbagai sentra produksi di Indonesia. Dari keturunannya, pada tahun 2005-2011, Balitjestro telah mendistribusikan pohon induk jeruk kelas blok fondasi (BF) dan Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) masing-masing 1.799 dan 13.046 pohon. Permasalahan yang dihadapi ialah rendahnya persentase sambungan jadi dan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk sampai pada tahap indeksing. Upaya perbaikan yang dilakukan antara lain memodifikasi media tumbuh in vitro maupun lingkungan tumbuh tanaman hasil sambung ulang.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JPPP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian terbit empat kali per tahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jurnal ini memuat artikel tinjauan (review) mengenai hasil-hasil penelitian yang telah diterbitkan, dikaitkan dengan teori, ...