Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Vol 33, No 1 (2014): Maret 2014

PEMANFAATAN Trichoderma spp. SEBAGAI AGENS PENGENDALI PENYAKIT TANAMAN UNTUK MENDUKUNG BUDI DAYA RAMAH LINGKUNGAN

Syahri Syahri (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan Jalan Kol. H. Burlian No. 83 km 6 Kotak Pos 1265, Palembang 30153 Telp. (0711) 410155, Faks. (0711) 411845)
Renny Utami Somantri (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan Jalan Kol. H. Burlian No. 83 km 6 Kotak Pos 1265, Palembang 30153 Telp. (0711) 410155, Faks. (0711) 411845)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2014

Abstract

Serangan penyakit tanaman masih menjadi kendala dalam sistem budi daya ramah lingkungan. Penggunaan pestisida sintetis yang berlebihan justru berdampak buruk terhadap organisme sasaran serta kesehatan lingkungan dan manusia. Hal ini makin diperparah dengan penurunan harga jual produk yang tercemar residu pestisida. Salah satu alternatif pengendalian penyakit tanaman untuk mendukung budi daya ramah lingkungan ialah dengan memanfaatkan agens hayati seperti cendawan Trichoderma spp. Cendawan ini dapat mengendalikan beberapa patogen tular tanah seperti Ralstonia solanacearum, Pythium spp., Rhizoctonia solani, Fusarium spp., Botrytis cinerea, Sclerotium rolfsii, dan Sclerotinia homoeocarpa yang umumnya menyerang tanaman pangan dan hortikultura. Trichoderma juga mampu mengendalikan penyakit akar putih karet, busuk pangkal batang kelapa sawit dan kelapa, busuk buah kakao, layu pada tebu, dan berbagai penyakit tanaman perkebunan lainnya. Mekanisme penekanan terhadap patogen dapat melalui mikoparasit, antibiosis, kompetisi, induksi resistensi, serta memacu pertumbuhan tanaman. Perbanyakan dan aplikasi Trichoderma dapat dilakukan dengan berbagai cara yang relatif mudah sehingga cendawan ini berpotensi untuk pengendalian penyakit tanaman.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JPPP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian terbit empat kali per tahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jurnal ini memuat artikel tinjauan (review) mengenai hasil-hasil penelitian yang telah diterbitkan, dikaitkan dengan teori, ...