Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019

PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGENAI ANEMIA DEFISIENSI BESI DAN PENCEGAHANNYA DI KECAMATAN JATINANGOR

Puspa Sari (Program Studi D4 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Pusat Studi Immunologi Fakultas Kedokteran UNPAD)
Astuti Diah Bestari (Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat)
Widi Pertiwi (Program Studi D4 Kebidanan)
Tina Dewi Judistiani (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Dec 2019

Abstract

Anemia defisiensi besi pada remaja putri masih menjadi masalah di Indonesia, termasuk di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada tahun 2016 pada remaja putri di SMA Kecamatan Jatinangor, terdapat 45,2% remaja putri yang mengalami anemia defisiensi besi. Risiko dari anemia defisiensi besi pada jangka panjang yaitu ibu hamil dengan anemia, hal ini berdampak pada kesehatan bayi yang dilahirkan dari ibu tersebut. Beberapa faktor yang menjadi penyebab dari anemia defisiensi besi pada remaja putri, salah satunya adalah pengetahuan mengenai anemia dan pencegahannya masih kurang. Metode penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah potong lintang, dengan jumlah sampel 69 remaja SMA di Kecamatan Jatinangor. Berdasarkan hasil survey melalui kuesioner, pengetahuan remaja mengenai anemia dan pencegahannya hanya 2 orang yang memiliki pengetahuan baik. Setelah diperolah hasil penelitian, dilakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai anemia dan pencegahannya. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah perlu dilakukan pendidikan kesehatan berkelanjutan guna meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan pencegahannya. 

Copyrights © 2019