Tulisan ini membahas mengenai ragam mengartikan min (مِنْ) ke dalam bahasa Indonesia. Ide penulisan masalah ini bermula dari pengalaman membaca beberapa buku yang membahas mengenai min (مِنْ), yang diantaranya dalam memberikan contoh kalimat terbatas pada aspek yang menuntut untuk diartikan dengan kata “dari” semata. Kurangnya literatur yang memaparkan tentang ragam cara mengartikan kata min (مِنْ) ke dalam bahasa Indonesia mendorong untuk dilakukan upaya dengan harapan dapat memberikan informasi sekaligus sumbangsi kepada pelajar pemula bahasa Arab tentang keragaman arti min (مِنْ) tersebut. Menurut tata bahasa Arab, kata min (مِنْ) berfungsi sebagai perubah bunyi akhir pada setiap kata benda atau Ism yang terletak setelahnya, baik kata benda itu berbentuk mufrad (tunggal) dan mutsanna (dual) maupun jam’ (jamak atau banyak). Kata ini dikenal sebagai harf jar, sedangkan kata benda yang terletak setelahnya disebut dengan ism majrur. Harf jar min (مِنْ) pada umumnya diartikan dengan kata “dari atau daripada”, namun pada sisi yang lain untuk menyesuaikan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang benar, kata min (مِنْ) ada kalanya diartikan selain dari kata “dari atau daripada” tersebut bahkan dalam konteks tertentu diartikan dengan kata “kepada” yang merupakan antonim dari kata “dari”. Disamping itu, dengan dasar menyesuaikan konteks dan rasa bahasa Indonesia maka min (مِنْ) tidak diartikan samasekali. Paling tidak terdapat 19 kata yang ditemukan dalam berbagai sumber yang memungkinkan menjadi arti dari kata min (مِنْ), baik sumber itu dari ayat-ayat Al-Qur’an, hadis-hadis nabi maupun naskah Arabiyah lainnya. Teridentifikasi pula bahwa kata min (مِنْ) tersebut ada yang berhubungan dengan ism dzahir, ism dhamir, harf, dan dzaraf. Konteks kalimat dan kata-kata yang menyertai min (مِنْ) itulah yang menyebabkan terjadinya keragaman arti min (مِنْ).
Copyrights © 2017