Kajian ini didasari oleh fenomena yang terjadi dalam proses pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtida’iyah yang hanya mementingkan aspek kognitif dan terkesan tidak memperhatikan aspek potensi siswa lainya, seperti potensi sosial dan spiritual. Oleh karenanya, diperlukan pendekatan humanistik yang disinyalir dapat mengakomodir segala potensi yang melingkupi siswa. Tulisan ini mengandalkan sumber bibliografis berupa buku dan artikel yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Pembacaan data menggunakan pendekatan kritis dan pemaknaan substansinya dengan menggunakan content analysis. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtida’iyah dengan pendekatan humanis bertujuan agar siswa menguasai bahasa Arab yang pada gilirannya bisa dijadikan sebagai alat kaji di lapangan keilmuan dan praktis pergaulan hidup. Materi pembelajaran hendaknya juga mengandung unsur problematis yang bersifat insaniyah dan ilahiyah. Metode pembelajaran bisa menggunaakan metode amtsal, ibroh, mau’idoh hasanah, uswatun hasanah, dan berfikir reflektif. Adapun evaluasi yang sesuai dengan pendekatan humanis yaitu pilihan ganda, tes uraian, dan penilaian teman sejawat. Selain itu, dalam pembelajaran humanis, guru juga di tuntut mempunyai kompetensi pribadi, sosial, dan profesional. Dengan optimalisasi pendekatan humanistik dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtida’iyah, siswa berpotensi besar dapat eksis dalam dunia akademik maupun sosial. Sehingga peran bahasa Arab sebagai salah satu alat membangun peradaban dapat terealisasikan.
Copyrights © 2019