Shaut Al-'Arabiyah
Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Shaut Al-'Arabiyah

Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Hadis

Hading Hading (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2016

Abstract

Hadis atau Sunnah sebagai sumber ajaran Islam kedua seteleh al-Qur’an jika dilihat dari segi periwayatan berbeda dengan al-Qu’an, dimana yang kedua setiap kali ayat ayatnya turun, Rasulullah saw. langsung memerintahkan penulis wahyu untuk menulisnya, sementara untuk hadis Nabi saw., tidak demikian halnya. Periwayatan hadis Nabi saw., dengan demikian lebih banyak berlangsung secara lisan dibandingkan  dengan  tulisan,  akibat  dari  ada  larangan  Rasulullah  saw.  secara umum kepada para sahabat untuk menulis hadis  hingga Khalifah ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz (salah seorang Khalifah Bani Umayyah) memandang perlunya penulisan dan pembukuan hadis-hadis Nabi saw., dengan mempertimbangkan berbagai faktor, berupa: adanya kekhawatiran akan lenyapnya hadis; munculnya hadis palsu akibat pertentangan politik dan mazhab; berpencarnya para sahabat di beberapa kota, serta banyaknya dianta sahabat  yang meniggal dunia dalam peperangan.   Hasil dari upaya pembukuan hadis  itu  telah  melahirkan kitab-kitab hadis standar  sebagai rujukan  dalam  hal  pengamalan  Sunnah  Nabi  saw.,  dalam  kehidupan  kaum muslimin, serta untuk kepentingan penelitian dan pengkajian.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Shautul-Arabiyah

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Shaut Al-'Arabiyah published twice a year since 2013 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Arabic Education, Hadits, and Other Arabic Studies. This journal is published by the Arabic Education Department, Faculty of ...