Jurnal Kesehatan Andalas
Vol 6, No 2 (2017)

Efek Pemberian Vitamin C terhadap Mikroskopis Ginjal Tikus Wistar yang Terpapar Plumbum Asetat

Zaki Farhan (Prodi Profesi FK Unand)
M. Setia Budi (Bagian Anatomi FK Unand)
Elmatris Syamsir (Bagian Kimia FK Unand)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2017

Abstract

Plumbum merupakan salah satu logam berat yang terkandung dalam bahan bakar kendaraan bermotor. Plumbum diekskresikan melalui ginjal sehingga dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kerusakan sel epitel tubulus proksimal. Vitamin C merupakan salah satu senyawa yang bersifat antioksidan yang dapat melindungi efek radikal bebas yang ditimbulkan oleh plumbum. Tujuan penelitian ini adalah menentukan efek pemberian vitamin C terhadap mikroskopis ginjal tikus Wistar yang terpapar plumbum asetat. Penelitian ini merupakan studi eksperimental post test only control group design. Subjek penelitian adalah 24 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu K- tanpa perlakuan, K+ dengan pemberian Pb asetat 50 mg/kgbb/hari, P1 dengan pemberian Pb asetat dan vitamin C 50 mg/kgbb/hari, dan P2 dengan pemberian Pb asetat dan vitamin C 75 mg/kgbb/hari. Masing- masing kelompok terdiri dari enam ekor tikus dengan perlakuan selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kerusakan tubulus proksimal ginjal yang berbeda secara bermakna pada kelompok K+, P1, P2 dibandingkan dengan kelompok K- serta perbedaan yang bermakna pada kelompok P1, P2 terhadap kelompok K+ (p < 0,05). Terdapat efek pemberian vitamin C terhadap mikroskopis ginjal tikus Wistar terhadap paparanĀ  plumbum asetat dengan dosis 50 mg/kgbb/hari. Simpulan hasil penelitian ini adalah terjadi perubahan mikroskopis ginjal tikus Wistar yang terpapar plumbum asetat dengan dosis 50 mg/kgbb/hari.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JKA

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kesehatan Andalas merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas ...