Jurnal Kesehatan Andalas
Vol 6, No 3 (2017)

Ekstrak Kelopak Rosella Merah (Hibiscus sabdariffa Linn.) Mampu Memperbaiki Histopatologi Hepar Tikus Wistar yang Diberi Paparan Asap Rokok

Arya Ulilalbab (Akademi Gizi Karya Husada Kediri)
Bambang Wirjadmadi (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga)
Merryana Adriani (Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2018

Abstract

Prevalensi penduduk di Indonesia usia ≥ 15 tahun yang merokok mengalami peningkatan. Asap rokok merupakan salah satu sumber radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh ekstrak kelopak rosella merah terhadap degenerasi hepatosit tikus wistar yang diberi paparan asap rokok. Total sampel 20 tikus jantan dan dibagi menjadi empat kelompok: perlakuan ekstrak kelopak rosella merah dosis 540 mg/bw, ekstrak kelopak rosella merah dosis 270 mg/bw, kontrol positif dan kontrol negatif. Kelompok perlakuan diberi pakan standar + ekstrak rosella dipagi hari dan setelah itu dipapar 2 rokok per hari. Kontrol positif diberi pakan standar + dipapar 2 rokok per hari. Kontrol negatif hanya diberi pakan standar. Penelitian dilakukan selama 28 hari. Diakhir penelitian, diamati gambaran histopatologi hepar. Pemberian ekstrak kelopak rosella merah dosis 270 mg/kg bb dan dosis 540 mg/kg bb dapat mencegah degenerasi hepatosit. Analisis degenerasi hepatosit dengan uji Kruska  Wallis pada   p<0,05 dan dilakukan uji lanjut Mann-Whitney. Simpulan studi ini ialah semua perlakuan dapat mencegah, bahkan bisa memperbaiki degenerasi hepatosit tikus wistar yang diberi paparan asap rokok.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JKA

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kesehatan Andalas merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas ...