Dewasa ini karena berbagai kesibukan, tidak jarang rumah ditinggalkan oleh penghuninya. Untuk mengantisipasi kegelapan di waktu malam, penghuni biasanya cenderung untuk menyalakan lampu luar di siang hari terlebih dahulu sebelum meninggalkan rumah. Selain tidak hemat energi, cara seperti ini juga dapat memberikan petunjuk kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab bahwa rumah dalam kondisi kosong. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rancang bangun sebuah prototipe sistem pengaturan penyalaan lampu menggunakan Twitter. Twitter sebagai salah satu aplikasi media sosial menyediakan API (Application Programming Interface) yang dapat diakses oleh aplikasi server. Aplikasi di PC ini selanjutnya memberikan sinyal perintah kepada sistem mikropengendali untuk menyalakan atau mematikan lampu sesuai isi teks status (tweet). Berdasarkan pengujian diperoleh hasil bahwa query yang dikirimkan ke Twitter memiliki tingkat kesuksesan 100% dengan waktu respon rata-rata 0,286 detik. Tiga buah lampu yang dihubungkan ke mikro pengendali ATmega328P telah dapat dikendalikan sesuai isi tweet. Kendatipun demikan jika penghuni meninggalkan rumah untuk waktu lama, maka harus menyalakan dan mematikan lampu secara berulang-ulang sehingga ke depannya perlu dikembangkan sistem penjadwalan yang dapat diatur melalui tweet.
Copyrights © 2015