Seiring dengan perkembangan industri yang bergerak dibidang kimia sehingga mengakibatkan persaingan yang sangat ketat antar produsennya. Maka produsen dituntut untuk berlaku kreatif dan cermat dalam mengembangkan produknya baik dari segi keragaman dan yang paling penting dari segi kualitas. Kualitas dapat diketahui dari respon pelanggan. PT. Mata Pelangi Chemindo merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi barang kimia khususnya silikon dan pigment paste. Dimana produk Unipol White SE terindikasi bintik merah saat aplikasi pada tripleks. Bintik merah berasal dari Unipol Red RA 11/62.5% dengan ukuran partikel yang kasar. Untuk itu dilakukan penelitian eksperimen penggilingan pasta. Dalam penelitian ini menggunakan metode ANOVA dengan satu faktor. Faktor tersebut adalah jenis mesin beadmill 4 dan beadmill 21. Hasilnya jenis mesin mempengaruhi ukuran partikel Unipol Red RA 11/62.5%, setelah diketahui bahwa jenis mesin mempengaruhi ukuran partikel, selanjutnya dilakukan pemilihan jenis mesin terbaik untuk medapatkan ukuran partikel terhalus dengan menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process(AHP). Kriteria yang diambil meliputi kekentalan pasta, lama proses, kendala proses dan biaya. Hasilnya didapat bahwa bobot prioritas global dari mesin beadmill 4 sebesar 0.282 dan mesin beadmill 21 sebesar 0.718. Berdasarkan hasil tersebut maka urutan prioritas yang pertama adalah jenis mesin beadmill 21 dan urutan prioritas kedua adalah jenis mesin beadmill 4.
Copyrights © 2017