Keterlambatan proyek peningkatan ruas jalan Pulang Pisau – Pangkoh Provinsi Kalimantan Tengah sering kali menjadi sumber perselisihan antara pemilik dan kontraktor, sehingga menjadi sangat mahal nilainya ditinjau dari sisi kontraktor maupun pemilik. Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan (1) faktor penyebab dan (2) faktor yang paling signifikan menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek. Setelah dilakukan analisis regresi, didapatkan bahwa (1) Setelah melalui uji kualitas model regresi, faktor Perencanaan dan Penjadwalan, Lingkup dan Dokumen Pekerjaan (kontrak), Sistem Organisasi, Koordinasi dan Komunikasi, Kesiapan Sumber Daya, Sistem Inspeksi, Kontrol dan Evaluasi Pekerjaan, Lain-Lain (di luar kemampuan Pemilik dan Kontraktor) mempengaruhi keterlambatan pelaksanaan proyek sebesar 72,2%, (2) Setelah dilakukan seleksi model regresi dengan metode Stepwise, didapatkan bahwa yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan pelaksanaan proyek peningkatan jalan adalah peringkat 1. Lain-Lain (di luar kemampuan Pemilik dan Kontraktor), dengan nilai koefisien sebesar 0,444, peringkat 2. Faktor Kesiapan Sumber Daya, dengan nilai koefisien sebesar -0,517. Faktor-faktor tersebut mempengaruhi keterlambatan pelaksanaan proyek sebesar 72,9%.
Copyrights © 2019