Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, bagaimanakah fungsi karang taruna dalam membantu pelaksanaan pembangunan desa dan, Faktor-faktor apakah yang menghambat karang taruna dalam membantu pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan teknik puposive sampling merupakan salah satu teknik yang digunakan peneliti untuk memastikan bahwa unsur-unsur tertentu dimasukkan kedalam sampel. Pada teknik ini perlu dilakukan secara selektif mungkin. Oleh karena tingginya tingat selektivitas akan menjamin semua unsur-unsur yang relevan dipresentasikan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fungsi Karang Taruna Dalam Membantu Pelaksanan Pembangunan Desa terbagi atas dua yaitu fungsi pembangunan fisik, pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh Masyarakat atau pembangunan yang tampak oleh mata pembangunan fisik missalnya berupa infrastruktur, bangunan, fasilitas umum. Dan fungsi pembangunan non fisik, pembangunan yang tidak terwujud namun dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pembangunan ini sering disebut pembangunan masyarakat jenis pembangunan yang tercipta oleh dorongan masyarakat setempat dan memiliki jangka waktu yang lama. Serta Faktor-faktor Penghambat Karang Taruna Dalam Pembangunan di Desa Mulaenoterdiri dari, Kurangnya Motivasi Kontiniutas artinya orang tersebut tidak lama dalam organisasi itu karena niatnya berubah. Anggota karang taruna tidak disiplin. Dan juga kurangnya solidaritas antar anggota.
Copyrights © 2018