Bank sampah merupakan salah satu cara alternatif mengajak masyarakat untuk peduli dengan sampah danpermasalahanya. Peran pelaksana bank sampah dalam penerapan manajemen bank sampah sangat menentukanperkembangan Bank Sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan bank sampah dalammenerapkan manajemen pelaksanaan bank sampah di RSUD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2018. Pendekatan penelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode penelitian yang dipergunakan adalahmetode penelitian deskriptif kualitatif karena akan menggambarkan dan menguraikan gambaran umum danmanajemen dari bank sampah di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Bank SampahRSUD Kabupaten Sidoarjo telah sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012 dengan skore66 (89,18%) dari total skore 74. Dari hasil penelitian yang belum memenuhi standart adalah belum ada strukturorganisasi tersendiri yang mengelola Bank Sampah dan tidak mendapat gaji/insentif sehingga tupoksi sebagaipelaksana Bank Sampah masih belum jelas. Mekanisme yang dilakukan pelaksana Bank Sampah RSUD KabupatenSidoarjo yaitu dengan bagi hasil antara nasabah dan Bank Sampah. Pembagian hasil tersebut yaitu sebesar 10 % untukBank Sampah dan 90 % untuk Nasabah. Disarankan pelaksana Bank Sampah perlu membentuk struktur organisasitersendiri sehingga jelas tupoksi masing – masing pelaksana. Serta tinjauan kembali terkait pembagian hasildisesuaikan dengan peraturan.Kata kunci : Bank Sampah, Permenlhk no 13 Tahun 2012
Copyrights © 2019