EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS)
Vol 5 No 2 (2019): Ekonobis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, September 2019

Analisis Perkembangan Realisasi Pendapatan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Titiek Herwanti (Unknown)
Muhammad Irwan (Unknown)
Putu Santika (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Nov 2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan Pendapatan Daerah, Realisasi Pendapatan Daerah, dan Kontribusi Dari Komponen Pendapatan Daerah Terhadap Total Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2008 – 2017. Metode Penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif. Data yang dipergunakan data sekunder dan alat analisisnya adalah analisis varians, analisis ratio keuangan dan analisis pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komponen Pendapatan Transfer berkontribusi tertinggi terhadap pembentukan pendapatan daerah, persentase terbesar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Tingkat realisasi pendapatan rata – rata mencapai 96,47 persen. Tingkat realisasi terbesar berasal dari komponen Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat. Struktur pendapatan daerah provinsi Nusa Tenggara barat masih lebih banyak berasal dari transfer pemerintah pusat. Kinerja keuangan pemerintah daerah provinsi Nusa Tenggara Barat dilihat dari Derajat desentralisasi masih relatif rendah. Ratio ketergantungan tergolong tinggi kepada pemerintah pusat. Ratio kemandirian relatif baik, meski belum maksimal. Ratio efektifitas rata – rata mencapai 95,94 persen, yang mengindikasikan tergolong cukup efektif pemerintah daerah untuk memobilisasi dana yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kontribusi pendapatan daerah terhadap total penerimaan daerah provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 96,12 persen.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ekonobis

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Ekonobis adalah media untuk mempublikasikan kegaiatan penelitian dalam ilmu ekonomi, diantaranya perencanaan dan pembangunan daerah, ekonomi sumber daya manusia dan ketenagakerjaan, ekonomi islam, ekonomi moneter dan perbankan, keuangan daerah, dan bisnis pariwisata. ...