Koperasi memiliki peran yang dikenal sebagai suatu bentuk perusahaan yang berbeda dari perusahaan perseorangan Perseroan Terbatas. Perekonomian nasional diharapkan mampu bertahan terhadap berbagai goncangan yang terjadi di Indonesia. Kondisi perekonomian yang belum stabil dan krisis moneter yang belum juga berakhir, ini mengakibatkan berbagai unit bisnis maupun badan usaha banyak yang mengalami kerugian bahkan sampai mengalami kebangkrutan. Laporan keuangan merupakan hasil normal perusahaan yang memberikan informasi keuangan bagi entitas-entitas didalam perusahaan itu sendiri. Laporan keuangan yaitu struktur yang menyajikan informasi posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas dari entitas yang sangat berguna untuk membuat keputusan ekonomis bagi para penggunanya. Salah satu cara yang baik untuk menilai tingkat kinerja keuangan dari suatu usaha dalam menejemen keuangan adalah dengan menggunakan analisis rasio profitabilitas. Hal ini diperlukan untuk menilai seberapa besar tingkat produktifitas usaha sebuah perusahaan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa tingkat rasio profitabilitas Koperasi Simpan Pinjam Purnama Bina Raharja Madiun pada periode 2013-2017. Untuk memberikan penilaian terhadap kondisi kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Purnama Bina Raharja Madiun pada periode 2013-2017. Metode analisis yang digunakan adalah perhitungan dengan cara Net Profit Margin, Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE). Hasil penelitian adalah tingkat profitabilitas yang diukur berdasarkan Net Profit Margin (NPM), Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE) masih belum efektif hal ini terjadi kenaikan dan penurunan persentase setiap rasio yang tidak konsisten meningkat mulai tahun 2013 sampai 2017. Kinerja keuangan koperasi pada tahun 2013 sampai 2017 yang diukur berdasarkan besarnya pendapatan yang diperoleh dan total aset yang dimiliki koperasi simpan pinjam Purnama Bina Raharja memiliki kemampuan dalam menghasilkan laba masih kurang baik sedangkan ditinjau dari besarnya tabungan koperasi yang ada kemampuan dalam menghasilkan laba dinyatakan cukup baik.
Copyrights © 2019